Sabtu, 15 Desember 2012


DIA UNTUKKU BUKAN UNTUKMU
Hey sobat,namaku Gissel Amanda Zamora,aku biasa dipanggil Gissel aku adalah siswa putih biru alias SMP :) . Aku adalah anak tunggal dari keluarga Zamora,Zamora adalah nama papaku yaitu Umar Zamora,mama ku bernama Renindra Yasmin.menjadi anak semata wayang merupakan kesialan bagi seseorang tepatnya aku.aku merasa kesepian,aku iri kepada teman-temanku yang mempunyai kakak atau adik.Aku sangat ingin punya kakak,tpi itu adalah hal yg mustahil.aku tinggal di kota Lautan Api,hayoo apa?yups Bandung.Kota ini menyimpan sejuta keindahan.
Ok deh kita langsung aja ya HAPPY READING GUYS
CEKIDOOOOOOOOOTTTTTTTTTTT>>
Sinar matahari yang sangat menyengat,membuatku terbangun dari tidurku.Lalu aku membuka kaca jendela.sungguh indah pemandangan didepan mataku ini,hamparan luas kebun teh membuat mataku menjadi sehat karena mendapatkan vitamin A dari warna-warna hijau dedaunan itu dan udara pagi yang sangat sejuk yg membuat paru-paru ku ini sehat.aku pun bergegas mandi,lalu sarapan.setelah sarapan aku berpamitan kepada kedua orang tuaku.
Gissel,mau papa anter?
Ga usah pa,gisel mau naik sepeda aja
Yasudah hati-hati ya..
Pulang sekolah,langsung pulang ya,nanti mama mau ajak kamu jalan-jalan “kata mamaku
Kemana ma?
Rahasia dong “jwb mama
Yaudah ma,pa gisel berangkat dulu ya,assalamualaikum “kataku
Walaikumsalam “jawab kedua orng tuaku
Aku mulai mengayuh sepedaku,aku melihat keatas,lebih tepatnya aku melihat awan.awan selalu berarak mengikutiku,bentuknya yg unik,membuatku menyukainya.BRUKKKKKKK…aku terjatuh dari sepedaku,karena terus menatap keatas,aku sampai tidak sadar kalo aku sedang mengendarai sepeda,untung saja sedang tidak hujan,jadi tanahnya tidak basah sehingga baju seragamku tidak kotor.Tapi kaki ku..hufffttt…sedikit terluka.tiba-tiba ada seseorang yg menjulurkan tangannya,aku menatapnya.
Sini aku bantu “ujarnya
Aku pun langsung memegang tangan orang itu lalu bergegas berdiri.
Makasih ya “kataku
Sama-sama,lain kali hati-hati ya “katanya
Lalu aku pun mengangguk.
Ehm tunggu,nama kamu siapa? “tanyaku
Revano,panggil aja vano “jawabnya berteriak sambil mengayuh sepeda nya
Dia berseragam sama denganku,itu artinya dia murid sekolahku,tapi..aku tidak pernah melihat dia,apa dia seorang siswa baru,mungkin.sudahlah aku harus melanjutkan perjalananku,bisa-bisa aku telat nanti.aku langsung menaiki sepaku,aku menahan sakit dilututku,aku terus mengayuh sepedaku.
~Sampai Disekolah
Aku melihat siswa-siswa sdng mengerubungi seseorang
Fin,itu ada apaan si?”tanyaku kepada salah satu temanku yg bernama fina
Itu ada siswa baru,tapi dia anak kelas 8,namanya revano,gantengggg pisan euyyy mukanya “ujar fina
Revano?diakan yang tadi nolong aku pas aku jatuh tdi “kataku
Haha..gisel..gisel..jngn ngekhayal deh “kata fina
Aku serius,kalo ga percaya yaudah “kataku
Aku langsung memasuki kelas,dan menaruh tas ku.aku masih terbayang wajah vano,sayang dia kelas 8 sedangkan aku sekarang masih duduk dikls 7.
Udah baik,ganteng,ehmm perfect “gumamku
KRINGGG KRINGG.. > bel msuk
Semua murid pun masuk ke kelas masing-masing.pelajaran pun dimulai.
Tak terasa sudah hampir jam istirahat.aku pun sudah tdk sabar untuk istirahat,telingaku sudah lelah mendengarkan guru yg terus berbicara tanpa henti.
KRINGG KRINGGG > bel istirahat
Yeayyyy “sorakku
Semua siswa berhamburan keluar kelas,begitupun aku.Perut ku yang sudah keroncongan,memaksa kaki ku untuk berjalan mencari makanan,tepatnya dikantin.ya,aku pun segera berjalan menuju kantin.
~DIKANTIN
Hey,kamu sekolah disini juga? “Tanya seseorang yang tak lain adalah vano
Ehm..iya ka “jawabku
Nama kamu siapa? “tanyanya
Aku gissel
Ohh ok salam kenal ya “ujarnya
Aku pun tersenyum,aku langsung memesan makanan.
Sel,tdi kamu ngomong apa sama ka vano? “Tanya fina
Ehm tdi dia nanya namaku “kataku
Ha?serius?ihhh envy deh,kenapa harus kamu,kenapa ga aku aja ish “desah fina
Ini somay nya dek “kata ibu kantin
Oh iya bu makasih “jawabku
Aku makan dulu ya “kataku kepada fina
Lalu aku langsung mencari meja yg kosong,aku pun langsung memakan somay ku itu dengan lahap
~PULANG SEKOLAH
Aku pun bergegas pulang,aku ingat pesan mama tadi pagi.
~Sampai dirumah
Assalamualaikum
Walaikumslaam,eh anak mama udah pulang,yaudah sekarang kamu ganti baju gih,ehm kaki kamu kenapa? “Tanya mama
Luka sedikit ko ma,tpi gapapa,tdi pas jatoh. “kataku
Ya ampun gissel,makanya kalo naik sepeda itu hati-hati
Iya ma..
Lalu aku langsung bergegas ganti baju.
15 menit kemudian..
Gissel udah siap belum?
Udah ko ma..”teriakku
Lalu aku keluar dari kamarku,aku melihat mama sudah berdiri didepan pintu menunggu ku.kita mau kemana si ma? “tanyaku
Mau kerumah tante winda “kata mamaku
Tante winda?siapa dia ma? “tanyaku
Dia sahabat mama sejak smp “jawab mama ku
Ohh gtu “jawabku
ayo kita berangkat “kata mamaku
Aku pun mengangguk
~SAMPAI
Aku turun dari mobil ku,aku melihat seseorang sedang bermain basket.wajahnya tidak asing bagiku.ya,itu ka vano.ko dia ada disini?apa dia anaknya tante winda?”tanyaku dalam hati
Eh ada jeng renin,ini gissel ya?wah sudah besar ya,tambah cantik aja “kata tante winda
Aku pun tersenyum
Vano sama Via mana jeng?udah lama ga ngeliat dia “tnya mamaku
Oh via ada didalem,ayo silahkan masuk “ajak tante winda
Mamaku dan tante winda masuk kedalam rumah tante winda,tapi tidak denganku,aku menghentikan langkahku.lalu aku mendekati ka vano
Ka..”panggilku
Eh gissel?ko kamu bisa disini?
Ka vano anaknya tante winda?
Iya..”jawabnya singkat
Ohh,mamaku dan tante winda sahabatan sejak smp “kataku
Ohh gtu,kamu kenapa ga masuk kedalem?
Ehm,ka vano sndiri knp disini?ayo ka masuk kedalem “kataku menarik tangan ka vano
~DIDALAM RUMAH
Wah via sudah besar ya,kelas berapa? “Tanya mamaku kepada seorang anak perempuan yang tak lain adalah anaknya tante winda yang bernama via
Aku kelas 7 tante J “jawabnya dengan gaya bicara cewe feminism
Oh berarti sama dong dengan gissel anak tante,gissel kenalin ini via anak nya tante winda “kata mamaku
Hey namaku gissel “kataku sambil berjabat tangan
Hey juga,aku via “balas via
Vano sudah sana main basket lg diluar “kata tante winda
Iya ma “jawab ka vano
Lho tante,ko ka vano nya disuruh keluar? “tanyaku
Ehmm..”tante winda hanya mendehem
Aku langsung menyusul ka vano keluar.ini semua seperti ada yang aneh,sejak tadi sampai di rumah tante winda,tante winda hanya memperkenalkan via kepadaku,ketika mamaku menanyakan ka vano dan via,tante winda hanya menjawab tentang via.ada apa ini?kenapa ka vano seperti tidak dianggap “tanyaku dalam hati
Ka vano tunggu “kataku
Ka vano menoleh kearahku
Aku boleh ikutan main basket ga? “kataku
Boleh,yuk “jawab ka vano dengan melemparkan senyum kepadaku
Ketika sedang asyik bermain basket,tiba-tiba via datang
Ka vano,via mau ikutan juga “ujarnya
Yaudah ayok! “kata ka vano
Lalu aku,via dan ka vano bermain basket bersama.
Tak terasa sudah 1 jam aku,via dan ka vano bermain basket,ka vano sempat mengajak ku dan via untuk udahan main basketnya,tapi aku dan via menolak.
mama ku keluar dari rumah tante winda.
Jeng,saya pulang dulu ya,sudah sore,maaf ngerepotin “kata mamaku
Oh engga ko jeng,ga ngerepotin,jangan sungkan-sungkan ya jeng untuk main kesini lagi “kata tante winda
Vano,kamu nih,main basket ko ngajak-ngajak via sama gissel,liat tuh gissel nya sampe kecapean gtu “kata tante winda
Engga ko tante,gissel ga capek,malah gissel blm puas main basketnya “kataku
Tante winda hanya melemparkan senyum kepadaku.Via udah masuk kedalem,nanti kamu kecapean lagi gara-gara main basket sama vano “kata tante winda
Vano,via tante pulang dulu ya,kapan-kapan kalian main donk kerumah tante “kata mamaku
Iya tante “jawab ka vano dan via
Lalu ka vano dan via salim kepada mamaku
Setelah itu aku dan mamaku langsung memasuki mobil,dan bergegas pulang.
~REVANO EYES
Ko perasaanku beda ya ketika aku salim sama tante renin,beda saat aku salim sama mama. “kataku dalam hati
Ka vano ayo masuk “kata via
i..iya “jawabku
aku memasuki kamarku.aku terbayang akan wajah gissel dan tante renin.mereka berdua benar-benar membuat hatiku terasa tentram saat didekatnya.
Perasaanku saat bermain basket dengan gissel sangat berbeda dengan perasaanku ketika bermain basket sama via.dan perasaanku ketika gissel memanggilku berbeda saat via memanggilku.tapi..aku rasa,ini bukan perasaan cinta,aku juga tidak mengerti perasaan apakah ini.hanya waktu yg dapat menjawabnya.
Ka vanooo..”teriak seseorang memanggilku yg tak lain adalah via
Jegrekkk “via membuka pintu kamarku
Kenapa vi? “tanyaku
Yeayyy..ka tau ga ka,besok via bakalan pindah sekolah lho,via bakalan satu sekolah sama kakak.yeayyyy “kata via dengan gembira
Beneran?wah asyikk donk “kataku
Iya ka,via seneng bangettt ka,akhirnya mama mau mengabulkan permintaan via “ujarnya
Iya,ka vano juga ikut seneng “kataku
Viaaaa…”panggil mamaku yang berjalan memasuki kamarku
Ada apa ma??”jawab via
Kita shopping yuk sayang,sama papa juga “kata mamaku
Vano ajak aja ma “kata papaku yang tiba-tiba masuk kamarku juga
Hufftt..ngapain si pa ngajak vano? “kata mamaku
Kasian dia,masa ditinggal sendirian dirumah “kata papaku
Gapapa ko pa,vano juga lg banyak tugas “kata ku berbohong
Tuh kan pa,denger sendiri,udh yuk pa,yuk via kita siap-siap “kata mamaku
Yah ka vano ko ga ikut si..”kata via
Maaf ya vi,hari ini ka vano harus nyelesaiin tugas-tugas ka vano “kataku
Yaudah deh “jawab via
Lalu via,papa dan mamaku keluar dari kamarku
Aku pun langsung menutup pintu kamarku.
Ini adalah hal yg biasa bagiku,mamaku memang seperti tidak menganggapku anaknya,dimatanya mungkin hanya via anaknya.semenjak via lahir,aku merasa seperti orang asing dikeluarga ini.tapi aku selalu berfikir positive.mungkin mamaku seperti ini karena ada alesannya contohnya mungkin karena mamaku sangat menginginkan mempunyai anak perempuan,lalu impiannya terwujud,makanya mama ku sangat menyayangi via.
KEESOKAN HARINYA
Via ayo sayang kita berangkat,nanti telat “kata mamaku
Ma,ka vano ga bareng aja sama kita? “Tanya via
Ga usah “kata mamaku ketus
Tapi ma,kan via sama ka vano sekarang udah satu sekolah “kata via
Ka vano kan bisa berangkat naik sepeda “kata mamaku lalu langsung menarik tangan via memasuki mobil
Aku pun langsung menaiki sepedaku.
Diperjalanan aku bertemu dengan gissel,aku pun berangkat sekolah bareng gissel.semenjak saat itu,aku selalu berangkat sekolah bareng gissel setiap hari.
*SAAT JAM ISTIRAHAT DISEKOLAH
Ka vano,kita kekantin yuk “ajak gissel
Ka,anterin via keperpustakaan “kata via
Aku bingung dengan kedua ajakan ini,aku harus menerima ajakan yang mana.hati kecilku berkata bahwa aku harus menerima ajakan gissel,tapi bagaimana dengan via adikku?ya tuhan beri aku petunjuk.banyak orang yang mengatakan bahwa kita harus mengikuti kata hati kita.ok baiklah,itu artinya aku harus mengikuti kata hati kecil ku.
Ehm..via,ka vino lagi laper banget,jadi maaf ya ga bisa nganterin,tapi nanti abis makan ka vino bakal susul via keperpustakaan ko “kata ku
Hufftt..yaudah deh ka “kata via
Yuk ka,kita kekantin “kata gissel
Yuk “kataku
Aku dan gissel pun berjalan kekantin.setelah makan tiba-tiba TETTT TETTT tanda bel masuk.aku pun tidak sempat menyusul via keperpustakaan.aku langsung masuk kekelas ku
Ka vino,nanti pulang bareng ya kak “kata gissel
Sip dek! “kataku
Eh ehm..mksd ka vino,sip deh gissel! “kataku
Ko diganti ka?kenapa?aku seneng ko kalo kakak panggil aku adek “kata gissel
Haha..yaudah deh adek hemm “kataku
Aku juga tidak tau,mengapa aku bisa memanggil gissel adek,sedangkan aku tidak pernah sekalipun memanggil via dengan sebutan adek,padahal jelas-jelas yang menjadi adik ku sebenarnya adalah via.ya tuhan ada apa ini? “kataku dalam hati
~PULANG SEKOLAH
Aku dan gissel pun pulang bareng.sepanjang perjalanan,kami melewati kebun teh.
Ka,aku capek banget nih,kita istirahat dulu yuk “kata gissel
Ok deh,kita kesungai aja yuk “kataku
Ya disekitar tempat aku biasa pulang sekolah itu terdapat sungai.aku dan gissel pun menuju ke sungai itu
Sampai disungai,aku dan gissel melihat batu sungai yang lumayan besar.
Ka,duduk dibatu itu yuk “kata gissel
Yuk! “jawabku singkat
Aku dan gissel pun meloncati satu persatu bebatuan untuk menuju batu besar itu.
Setelah sampai aku dan gissel pun duduk diatas batu itu.
ka aku boleh ngomong sesuatu ga sama kakak? “Tanya gissel
boleh dek,mau ngomong apa?ngomong aja lagi “kata ku
ga tau kenapa ka,setiap ada didekat kakak,aku ko ngerasa nyaman banget,aku pengen banget punya seorang kakak,aku kesepian ka,aku anak semata wayang,andai aja ka vano adalah kakak kandungku “kata gissel
kakak juga ngerasain hal yang sama kaya kamu dek,ga tau kenapa perasaan kakak tuh beda saat kakak dekat kamu sama saat kakak dekat via.selama ini kakak ga pernah manggil via dengan sebutan adek,tapi ga tau kenapa kakak bisa manggil kamu adek,kakak merasa,kakak ingin selalu ngelindungin dan jagain kamu “ujarku dengan sangat jujur kepada gissel
tiba-tiba gissel menatapku,lalu dia menangis.
Adek ko nangis?”tanyaku bingung
Aku boleh peluk kakak ga? “kata gissel
Aku pun mengangguk.
Lalu gissel langsung memelukku.
Ya tuhan,pelukan ini benar-benar membuatku nyaman,ini adalah saat-saat terindah dalam hidupku yang tak akan pernah aku lupakan,rasanya aku tidak ingin melepaskan pelukan ini “ujarku dalam hati
Tiba-tiba DUARRRRR…”suara petir menggelegar
Aaaaaa….”gissel berteriak,dan semakin erat memelukku
Ga usah takut dek,ada kakak disini “kataku mengelus rambut gissel
Lalu hujan turun dengan lebat
Yah dek,hujan,ayo dek kita pulang “kata ku
Ka,hujannya deres banget,rumahku kan ga terlalu jauh dari sini,kakak pulang kerumahku aja dulu ya “kata gissel
Tapi dek..
Please ka..
Aku tidak tega menolak tawaran gissel,aku mengangguk.lalu aku dan gissel turun dari batu itu dengan hati-hati,meloncati batu demi batu dengan sangat hati-hati.lalu aku dan gissel menaiki sepeda kita masing-masing.dibawah derasnya air hujan aku dan gissel mengayuh sepeda.
Ka vano…ini adalah hari terindah dalam hidup aku “teriak gissel
Hari ini ga akan pernah kakak lupain selamanya “jawabku berteriak
Aku dan gissel pun tertawa bersama-sama.
Tak terasa,aku dan gissel sudah sampai dirumah gissel.lalu aku menaruh sepedaku ditempat gissel menaruh sepeda
Gissel,ya ampun nak,kamu abis kemana aja?hujan begini baru pulang,hujan-hujanan lagi,haduhh nanti bisa sakit,ini siapa?pacar kamu? “kata papa gissel yg bernama om umar
Ihh papa..ini tuh kakak kls aku,dia tuh anaknya tante winda pa,namanya revano,tdi aku pulang sekolah bareng dia,terus aku capek yaudah aku istirahat dulu disungai terus tiba-tiba hujan deres,jadi keujanan deh pulangnya “ujar gissel
Yasudah,ajak vano masuk kedalem “kata tante renin
Vano,mandi gih sana,nanti pake baju om aja,kebetulan om masih nyimpen baju-baju om waktu masih muda seusia kamu “kata om umar
Gissel,kamu mandi dikamar kamu,vano ayo tante temenin kekamar tamu,disana ada kamar mandinya juga,nanti bajunya biar tante yang siapin “kata tante renin
Ok deh sip ma “kata gissel
Lalu gissel masuk kekamarnya,tante renin pun mengantarkan aku kekamar tamu,sedangkan om umar mengambilkan baju untukku.tante renin merangkul ku.
Ya tuhan,mengapa aku sangat merasa nyaman berada ditengah-tengah keluarga ini,rangkulan tante renin benar-benar membuat tubuhku hangat “ucapku dalam hati
Setelah mandi dan berganti pakaian,keluarga gissel pun mengajakku untuk shalat zuhur berjamaah lalu makan siang bareng.ya tuhan ini benar-benar hari terindah seumur hidupku,aku ingin lebih lama berada ditengah-tengah keluarga ini,ku mohon tuhan jangan engkau hentikan hujan ini “doaku dalam hati
Selesai makan,hujan tak kunjung reda.
Vano,kamu disini aja ya sampai hujannya benar” berhenti,nanti pulangnya tante,om sama gissel yang nganterin kamu “kata tante renin
Iya tante,om makasih banyak,udah ngerepotin “kataku
Engga ko,ga ngerepotin,kami malah seneng ada kamu disini,sering-sering ya main kesini,jadi gissel ga kesepian “kata om umar
Iya om,kalo vano ada waktu,vano pasti kesini ko “kataku
Ka,berhubung makannya udah selesai,gimana kalo sekarang kita ngerjain pr bareng aja,pr ku tadi banyak banget ka,ka vano kan pinter,pasti bisa donk ngajarin aku “kata gissel
Sip deh,yuk! “kata ku
Aku dan gissel pun mengerjakan pr bareng.aku pun membantu gissel menyelesaikan prnya.
~MAMA&PAPA GISSEL
Pa,perasaan papa ada yang aneh ga saat deket sama revano? “Tanya mama
Iya ma,papa merasa revano seperti anak kita sendiri “jawab papa
Apa mungkin ya revano itu anak kita?anak kita yang pertama?ikatan batin seorang anak sama ibunya itu kuat pa,mama merasa revano itu benar-benar anak kita “ujar mama
Itu tidak mungkin ma,kan wktu kelahiran pertama,dokter bilang bahwa anak pertama kita meninggal dunia “ujar papa
Ehmm..oh ya pa,mama ingat,waktu mama melahirkan,mama sempat melihat tanda lahir dipundak bayi kita “kata mama
Tapi apa mungkin dokter itu membohongi kita?tapi untuk meyakinkan bagaimana,kalo kita buktikan apakah tanda lahir itu benar ada dipundak revano atau tidak “kata papa
Tapi gimana caranya pa? “kata mama
Ehm..papa punya ide ma “kata papa
Lalu papa langsung mengambil pakaian di lemari.
Lalu papa menuju ruang belajar gissel dimana revano dan gissel sedang mengerjakan pr bareng.
Vano..”panggil papa
Iya om,ada apa?
Om punya baju nih,kayaknya baju ini cocok banget buat kamu,ini baju kesayangan om lho,cobain deh,ayo sini om temenin “kata papa
Ta..tapi om..
Dilarang menolak “kata papa
Mama menemani gissel melanjutkan mengerjakan prnya sedangkan papa langsung menarik tangan vano menuju kamar tamu.
Vano melepas bajunya.
Ya allah,dia..memiliki tanda lahir itu dipundaknya,apakah dia benar anakku?,tolong berikanlah petunjukmu ya allah “kata papa dalam hati
Papa melihat gissel dan mama mengintip,lalu papa memberikan isyarat kepada mama,lalu mama pun masuk.sedangkan gissel tetap mengintip dari pintu
Mama pun melihat tanda lahir itu ada dipundak vano
Mama pun langsung memeluk vano
Vano..kamu adalah anakku nak “kata mama
Maksud tante apa? “kata vano
Tanda lahir ini membuktikan bahwa kamu adalah anakku yang pertama “kata mama
Lalu gissel masuk kekamar
Apa?ini ga mimpi kan?ja..jadi ka vano kakak gissel ma? “kata gissel
Lalu vano melepaskan pelukan mama.
Tante,om,maksud kalian apa?vano ga ngerti “kata vano
13 tahun yang lalu,ketika tante melahirkan anak pertama tante,tante sempat melihat tanda lahir yang ada dipundak anak pertama tante,setelah itu tante tak sadarkan diri,ketika tante bangun tiba-tiba dokter mengatakan bahwa anak pertama tante sudah meninggal,entah kenapa sampai saat ini tante masih ragu dengan perkataan dokter tersebut “ujar mama
Untuk membuktikan kebenarannya,bagaimana kalo kita lakukan tes DNA? “kata papa
Iya mama setuju pa,vano tante harap kamu bersedia ya untuk dites DNA “kata mama
Ehm..baiklah tante,vano setuju untuk dites DNA “kata vano
Astagfirullah om sampe lupa,ini pake baju nya vano,kamu pasti kedinginan ya dari tadi ga pake baju “kata papa
Lalu vano langsung memakai baju yang diberikan oleh papa.
Gimana kalo malam ini kita lakukan tes DNA nya? “kata mama
Iya ma,papa setuju,lebih cepat lebih baik “jawab papa
~REVANO EYES
Ya Allah,apakah ini semua benar-benar nyata?apakah aku tidak berada dalam dunia mimpi?ya Allah jika aku berada didunia mimpi,aku mohon jangan bangunkan aku dari mimpi terindah ini “doaku dalam hati
Setelah shalat maghrib berjamaah,tante renin,om umar dan gissel,langsung mengajakku kerumah sakit untuk tes DNA.dokter bilang hasil tesnya baru bisa diambil seminggu lagi,lalu tante renin,om umar dan gissel mengantarku pulang.setelah sampai dirumahku,aku langsung mengeluarkan sepedaku dari bagasi mobil.untungnya saja sepedaku adalah sepeda lipat.
Tante renin dan om umar mengetuk pintu rumahku smbil mengucapkan assalamualaikum,lalu mamaku membukakan pintu.
Walaikumsalam “jawab mamaku
Vano,dari mana saja kamu? “Tanya mamaku
Ehm jadi gini jeng,tadi pulang sekolah vano dan gissel pulang bareng,karena hujan deras,lalu gissel mengajak vano untuk kerumah “kata tante renin
Aduh maaf ya jeng jadi ngerepotin,harusnya nak gissel biarkan saja vano kehujanan,kan dia anak cowo,jdi ga masalah kalo harus kehujanan,kalo kaya gini kan jadi ngerepotin “kata mamaku
Ih tante gimana si?masa tega sama anak sendiri kaya gitu,kan kasian ka vano,walaupun dia cowo tapi kan dia tetep manusia tan,ka vano juga bisa sakit “kata gissel dengan ketus
~GISSEL EYES
Jelas aja tante winda ga sama sekali peduli sama ka vano,orang dia bukan ibu kandungnya ka vano huh “desahku dalam hati
Ka vano…kakak kemana aja,via khawatir sama kakak “kata via yang tiba-tiba langsung memeluk ka vano
Entah kenapa,walaupun hasil tes DNA itu belum tentu menyatakan bahwa ka vano benar” kakak kandungku,tapi aku sudah yakin ka vano adalah kakaku.aku tidak rela via memeluk ka vano.
Ihhhh “desahku,lalu aku langsung berlari memasuki mobilku
Lho gissel knp? “Kata tante winda
Ehm tolong maklumi anak saya ya jeng,yasudah saya sama mas umar pamit pulang ya jeng “kata mamaku
Vano,om sama tante pulang dulu ya “kata papa ku sambil mengacak-acak rambut ka vano
Mamaku lalu memeluk ka vano sambil berbisik “Mama pulang dulu ya sayang..”
~DIMOBIL
Aku langsung memeluk mamaku sambil menangis
Kamu kenapa sayang ?” Tanya mamaku
Gissel ga rela ma via meluk ka vano,ka vano itu kan kakak gissel bukan kakaknya via,Cuma gissel yang boleh merasakan pelukan ka vano “kataku
Cup cup cup,anak mama ga boleh nangis ah,nanti mama juga ikut sedih,mama bisa ngerti perasaan gissel ko,sekarang ka vano belum seutuhnya jadi milik kita,kalo nanti tes DNA nya sudah keluar dan hasilnya itu positive bahwa ka vano adalah kakak gissel,baru ka vano akan seutuhnya jadi milik kita,gissel yang sabar ya “kata mamaku sambil mengelus rambutku
Tapi ma,kalo nanti tes DNA nya beneran positive,berarti winda itu menculik anak kita dong ma?apa jangan-jangan dia membayar dokter itu untuk memberikan bayi kita sama dia? “kata papa
Hush..papa udah jangan shuhuzon kaya gitu,nanti ketika hasil tes DNA nya positive,kita paksa winda untuk menceritakan semuanya,kalo dia tidak mau kita bwa dia kekantor polisi “kata mamaku
Ya papa setuju sama mama “jawab papaku
~REVANO EYES
Dasar anak ga tau diuntung,hidup ko kerjaannya nyusahin orang aja “bentak mamaku
Ma,sudah lah ma,toh tadi keluarganya renindra tidak keberatan vano menumpang dirumahnya “kata papaku
Vano sudah sana masuk kamar “kata papaku
Lalu aku masuk kekamarku.
Aku menatap langit-langit kamarku
Aku merasa ini bukanlah keluargaku,aku yakin aku adalah anak tante renindra dan om umar,dan gissel…gissel adalah adik kandungku.tapi selama 13 tahun aku dirawat dan dibesarkan oleh keluarga ini,dan selama 12 tahun aku hidup bersama via,aku sayang dengan via,tapi tidak sebesar rasa sayangku kepada gissel.aku rasa hanya tinggal 7 hari lagi aku tinggal dirumah ini.kasian kamu dek (gissel),selama 12 tahun kamu merasa kesepian,kamu terus mendambakan seorang kakak,tetapi kakak mu malah menjadi kakak untuk orang lain “gumamku
~6 HARI KEMUDIAN~
~KETIKA BEL ISTIRAHAT
Aku memutuskan untuk menemui gissel dikelasnya.
Ketika sampai dikelas gissel,aku melihat gissel dan via duduk sebangku,aku lupa bahwa via satu kelas dengan gissel.
Ka vano..”panggil via
Lalu aku melemparkan senyum kepada via
Via berjalan mendekatiku
Ka vano tumben kekelas via,kangen yaa sama viaa,hayo ngaku..”kata via
Ah..eng..engga ko gr kamu vi “kataku
Terus ka vano mau ngapain kesini? “kata via
Ehm..kakak mau ngomong sesuatu sama gissel “kataku
Ihh kakak,ko gissel si,uhh “keluh via
Ehm..kakak Cuma mau bilang kalo nanti pulang bareng,bentar ya vi”kataku lalu langsung meninggalkan via dan mendekati gissel
Hy dek,lagi ngerjain apa? “kataku
Ini ka,tugas matematika nya susah “kata gissel
Sini kakak bantu,oh ya nanti pulang sekolah kita kesungai lagi yuk “kata ku
Boleh boleh “kata gissel antusias
Lalu aku membantu gissel mengerjakan tugas matematika nya.
Ka vano..bantuin via juga donk ka,via ga ngerti caranya “kata via
Sebentar ya satu-satu “kata ku
Ihh ka vano..masa gissel duluan yg diajarin,adek nya sendiri ditelantarin,malah ngurusin orang lain,huh bĂȘte “kata via langsung keluar
Eh vi..via tunggu “kataku,aku baru saja ingin mengejar via tetapi gissel menarik tanganku
Ka..jangan tinggalin aku “kata gissel
Aku pun langsung duduk disamping gissel.
Kakak ga akan ninggalin kamu ko dek “kataku
Ajarin lagi “kata gissel
Lalu aku kembali mengajarkan gissel.
Ketika gissel sedang serius mengerjakan tugasnya,aku menatap wajah gissel.wajah gissel sangat mirip denganku,matanya,hidungnya,bibirnya persis denganku.
~PULANG SEKOLAH
Ka vano..via mau pulang bareng kakak,via mau diboncengin sama kakak aja “Kata via
Aduh gimana ya..ehm..ka vano ga langsung pulang,mau kerumah temen dulu “kataku sedikit gugup
Hufftt..yaudah deh “kata via
Untung saja via percaya “gumam ku
Lalu via langsung pergi,tak lama gissel datang.aku dan gissel pun menuju kesungai.
~VIA EYES
Aku belum yakin kalo ka vano ingin kerumah temennya,belakangan ini sifat ka vano berubah,ka vano seperti lebih sayang sama gissel daripada aku,semenjak kehadiran gissel,aku jadi merasa kehilangan ka vano.
Hari ini bukan mama yang menjemputku melainkan pak surya yang tak lain adalah supir pribadi papa.aku menyuruh pak surya mengikuti ka vano dari belakang.aku melihat ka vano dan gissel kesungai.
Ihhh tuh kan ka vano bohong,katanya mau kerumah temen tapi malah kesungai sama gissel ihh nyebelin nyebelin nyebelinnnn “desahku
Lalu aku langsung menyuruh pak surya memberhentikan mobil,dan aku segera turun dari mobil,dan berjalan mendekati sungai.tapi aku memilih bersembunyi dibalik semak-semak yg berjarak kurang lebih 2 meter dari ka vano dan gissel.
~REVANO EYES
Dek,kakak punya coklat nih buat adek “kataku memberikan sebatang coklat silverqueen kepada gissel
Wahh makasihhh ka..kakak tau aja sih kalo gissel tuh suka banget sama coklat “ujarnya langsung membuka bungkus coklat itu dan menikmatinya
Selera ku dan gissel sama,aku juga sangat suka dengan coklat.
Tiba-tiba via datang.
Ka vano..ka vano jahat sama via,ka vano bohongin via..ihhh ka vano nyebelinnn “
kata via sambil memukul-mukul aku
Ihh kamu apa-apaan si,kamu ga boleh mukul-mukul ka vano kaya gitu ihh “kata gissel
Ka vano,kakak kenapa?via salah apa sama kakak?kenapa semenjak ketemu gissel sifat kakak ke via berubah?via kesepian ka..via butuh kakak “ujarnya sambil menangis
Ya tuhan bagaimana ini,aku benar-benar bingung harus berbuat apa,ingin aku memeluk via,tapi bagaimana dengan gissel,siapa sebenarnya adik kandungku??
Via..maafin kakak..via ga salah apa-apa ko sama ka vano,ka vano ga kemana-mana ko,ka vano masih tetap jadi kakak untuk via,udah ya jangan nangis,maafin kakak udah bohongin kamu “kataku memeluk via
Via kangen pelukan ini “ujarnya
Ka vanoo… “kata gissel dengan nada yg lemah karena dia menangis
Aku pun langsung melepas pelukan ku dari via.
kakak juga sayang ko sama adek “kataku
apa?adek?ma..maksud ka vano apa maggil gissel adek?selama ini ka vano ga pernah manggil via dengan sebutan adek “kata via
karena ka vano itu kakak aku bukan kakak kamu,dia untukku bukan untukmu “kata gissel
kakak kamu?jelas-jelas ka vano tuh kakak aku “bentak via
stop stop stopppppp…via,gissel udah jangan bertengkar kaya gini,kita lihat aja hasilnya besok “kata ku
hasil apa ka? “kata via
hasil tes DNA kakak sama tante renin dan om umar “kataku
kakak sayang sama kalian berdua,boleh ga kakak peluk kalian berdua? “kataku
boleh dong ka..”Kata gissel dan via langsung memelukku
Ya tuhan,ini adalah pelukan terindah yang pernah aku rasakan,gissel dan via telah melengkapi hidupku,aku ingin terus berada diantara kalian berdua,aku tak ingin pisah dari salah satu dari kalian.aku ingin terus menjaga dan melindungi kalian berdua,kalian berdua adalah separuh dari jiwaku terlebih adik kandungku.
~KEESOKAN HARINYA
Aku sudah tak sabar ingin melihat hasil tes DNA itu.aku terus berdoa kepada Allah semoga hasil tes DNA itu positive.Aku menunggu tante renin,om umar dan gissel datang.
15 MENIT KEMUDIAN
Tok..tok..tok
Assalamualaikum “kata seseorang mengetuk pintu rumahku
Aku pun langsung membukanya.ternyata itu adalah tante renin,om umnar dan gissel
Ketika aku membukanya,gissel dan tante renin dan om umar langsung memelukku.
Vano anakku..”kata tante renin
Ka vano adalah kakak kandung gissel “kata gissel
Vano,hasilnya positive nak,kamu adalah anak kita,kamu adalah kakak kandungnya gissel “kata om umar
Alhamdulillah,mama,adek papa “kata ku memanggil om umar menjadi papa,tante renin menjadi mama dan gissel menjadi adek
Ada apa ini?”Tanya mamaku,ups sekarang dia bukan lagi mamaku.aku akan memanggilnya tante winda.
Winda,ini adalah hasil tes DNA aku dan vano,dan hasilnya positive bahwa vano adalah anakku,jelaskan pada kami semua apa yang terjadi sebenarnya?kalo kamu tidak berani menjelaskan ini semua kita akan panggil polisi “Kata papa ku (umar)
Saya mohon jangan panggil polisi,baik saya akan jelaskan semuanya didalam “kata tante winda
Lalu semuanya masuk kedalam.disana semuanya berkumpul.
Jadi gini 13 tahun yang lalu,ketika kalian berdua melahirkan seorang anak pertama saya dan gunawan iri dengan kalian yang baru menikah 1 tahun tetapi sudah memiliki anak,sedangkan saya yang sudah menikah 3 tahun belum mempunyai anak,akhirnya saya memutuskan untuk membayar dokter kalian sebesa 50 juta,untuk memberikan anak kalian kepada kami,dan dokter itupun bersedia,tetapi 1 tahun kemudian,saya hamil dan bisa mempunyai anak yaitu via “kata tante winda sambil menangis
Umar,renindra kami mohon maafkan kami,kami khilaf,kalo sekarang kalian mau mengambil revano dari kita,kita ikhlas ko,tapi kami mohon jangan laporkan ini ke polisi,saya mohon umar “kata om gunawan bersujud dikaki papa
Sudah yang lalu biarkan lah berlalu,yang penting sekarang sudah terbukti bahwa revano adalah anak kami berdua “kata papa
Kakak..”kata gissel memelukku
Aku pun membalas pelukannya
Jadi selama ini ka vano bukan kakak kandung via?hiks..hiks..jadi ini alasan mama kenapa mama hanya menyayangi via?ka vano..via boleh ga peluk ka vano untuk yang terakhir kalinya? “Kata via sambil menangis
Boleh..”kataku
Akupun langsung berpelukkan dengan via
Kakak ga akan pernah lupain kamu via,walaupun kamu bukan adik kandung kakak,tapi kakak akan tetap sayang sama kamu “bisik ku kepada via
Ayo vano,kita pulang kerumah,sekarang ini bukan rumah kamu lagi,ayo kemaskan semua barang-barang kamu “kata papa
Aku bantu ya ka “kata via dan gissel berbarengan
Aku pun mengemasi semua barang-barangku selama 13 tahun aku tinggal dirumah ini,dikamar ini,begitu banyak kenangan disini,tangis perpisahan pun sudah tak terbendung lagi.
Setelah mengemasi barang-barang aku pun beranjak keluar dari rumah tempat tinggal ku selama 13 tahun itu.
Kini namaku berganti menjadi Revano Ardiansyah Zamora,bukan lagi Revano Prasetya Gunawan.
~DIDALAM MOBIL
Kak,kakak gissel panggil ka rere mau ga?”kata gissel
Mauuu bangettttt…kamu kakak panggil dek icel ya haha “kataku
Iya deh haha “kata gissel

TAMAT

Tidak ada komentar:

Posting Komentar