DIA
UNTUKKU BUKAN UNTUKMU
Hey
sobat,namaku Gissel Amanda Zamora,aku biasa dipanggil Gissel aku adalah siswa
putih biru alias SMP :) . Aku adalah anak tunggal dari keluarga Zamora,Zamora
adalah nama papaku yaitu Umar Zamora,mama ku bernama Renindra Yasmin.menjadi
anak semata wayang merupakan kesialan bagi seseorang tepatnya aku.aku merasa
kesepian,aku iri kepada teman-temanku yang mempunyai kakak atau adik.Aku sangat
ingin punya kakak,tpi itu adalah hal yg mustahil.aku tinggal di kota Lautan
Api,hayoo apa?yups Bandung.Kota ini menyimpan sejuta keindahan.
Ok deh kita
langsung aja ya HAPPY READING GUYS
CEKIDOOOOOOOOOTTTTTTTTTTT>>
Sinar
matahari yang sangat menyengat,membuatku terbangun dari tidurku.Lalu aku
membuka kaca jendela.sungguh indah pemandangan didepan mataku ini,hamparan luas
kebun teh membuat mataku menjadi sehat karena mendapatkan vitamin A dari
warna-warna hijau dedaunan itu dan udara pagi yang sangat sejuk yg membuat
paru-paru ku ini sehat.aku pun bergegas mandi,lalu sarapan.setelah sarapan aku
berpamitan kepada kedua orang tuaku.
Gissel,mau
papa anter?
Ga usah
pa,gisel mau naik sepeda aja
Yasudah
hati-hati ya..
Pulang
sekolah,langsung pulang ya,nanti mama mau ajak kamu jalan-jalan “kata mamaku
Kemana ma?
Rahasia dong
“jwb mama
Yaudah ma,pa
gisel berangkat dulu ya,assalamualaikum “kataku
Walaikumsalam
“jawab kedua orng tuaku
Aku mulai
mengayuh sepedaku,aku melihat keatas,lebih tepatnya aku melihat awan.awan
selalu berarak mengikutiku,bentuknya yg unik,membuatku
menyukainya.BRUKKKKKKK…aku terjatuh dari sepedaku,karena terus menatap
keatas,aku sampai tidak sadar kalo aku sedang mengendarai sepeda,untung saja
sedang tidak hujan,jadi tanahnya tidak basah sehingga baju seragamku tidak kotor.Tapi
kaki ku..hufffttt…sedikit terluka.tiba-tiba ada seseorang yg menjulurkan
tangannya,aku menatapnya.
Sini aku
bantu “ujarnya
Aku pun
langsung memegang tangan orang itu lalu bergegas berdiri.
Makasih ya
“kataku
Sama-sama,lain
kali hati-hati ya “katanya
Lalu aku pun
mengangguk.
Ehm
tunggu,nama kamu siapa? “tanyaku
Revano,panggil
aja vano “jawabnya berteriak sambil mengayuh sepeda nya
Dia
berseragam sama denganku,itu artinya dia murid sekolahku,tapi..aku tidak pernah
melihat dia,apa dia seorang siswa baru,mungkin.sudahlah aku harus melanjutkan
perjalananku,bisa-bisa aku telat nanti.aku langsung menaiki sepaku,aku menahan
sakit dilututku,aku terus mengayuh sepedaku.
~Sampai
Disekolah
Aku melihat
siswa-siswa sdng mengerubungi seseorang
Fin,itu ada
apaan si?”tanyaku kepada salah satu temanku yg bernama fina
Itu ada
siswa baru,tapi dia anak kelas 8,namanya revano,gantengggg pisan euyyy mukanya
“ujar fina
Revano?diakan
yang tadi nolong aku pas aku jatuh tdi “kataku
Haha..gisel..gisel..jngn
ngekhayal deh “kata fina
Aku
serius,kalo ga percaya yaudah “kataku
Aku langsung
memasuki kelas,dan menaruh tas ku.aku masih terbayang wajah vano,sayang dia
kelas 8 sedangkan aku sekarang masih duduk dikls 7.
Udah
baik,ganteng,ehmm perfect “gumamku
KRINGGG
KRINGG.. > bel msuk
Semua murid
pun masuk ke kelas masing-masing.pelajaran pun dimulai.
Tak terasa
sudah hampir jam istirahat.aku pun sudah tdk sabar untuk istirahat,telingaku
sudah lelah mendengarkan guru yg terus berbicara tanpa henti.
KRINGG
KRINGGG > bel istirahat
Yeayyyy
“sorakku
Semua siswa
berhamburan keluar kelas,begitupun aku.Perut ku yang sudah keroncongan,memaksa
kaki ku untuk berjalan mencari makanan,tepatnya dikantin.ya,aku pun segera
berjalan menuju kantin.
~DIKANTIN
Hey,kamu
sekolah disini juga? “Tanya seseorang yang tak lain adalah vano
Ehm..iya ka
“jawabku
Nama kamu
siapa? “tanyanya
Aku gissel
Ohh ok salam
kenal ya “ujarnya
Aku pun
tersenyum,aku langsung memesan makanan.
Sel,tdi kamu
ngomong apa sama ka vano? “Tanya fina
Ehm tdi dia
nanya namaku “kataku
Ha?serius?ihhh
envy deh,kenapa harus kamu,kenapa ga aku aja ish “desah fina
Ini somay
nya dek “kata ibu kantin
Oh iya bu
makasih “jawabku
Aku makan
dulu ya “kataku kepada fina
Lalu aku
langsung mencari meja yg kosong,aku pun langsung memakan somay ku itu dengan
lahap
~PULANG
SEKOLAH
Aku pun
bergegas pulang,aku ingat pesan mama tadi pagi.
~Sampai
dirumah
Assalamualaikum
Walaikumslaam,eh
anak mama udah pulang,yaudah sekarang kamu ganti baju gih,ehm kaki kamu kenapa?
“Tanya mama
Luka sedikit
ko ma,tpi gapapa,tdi pas jatoh. “kataku
Ya ampun
gissel,makanya kalo naik sepeda itu hati-hati
Iya ma..
Lalu aku
langsung bergegas ganti baju.
15 menit
kemudian..
Gissel udah
siap belum?
Udah ko
ma..”teriakku
Lalu aku
keluar dari kamarku,aku melihat mama sudah berdiri didepan pintu menunggu
ku.kita mau kemana si ma? “tanyaku
Mau kerumah
tante winda “kata mamaku
Tante
winda?siapa dia ma? “tanyaku
Dia sahabat
mama sejak smp “jawab mama ku
Ohh gtu
“jawabku
ayo kita
berangkat “kata mamaku
Aku pun
mengangguk
~SAMPAI
Aku turun
dari mobil ku,aku melihat seseorang sedang bermain basket.wajahnya tidak asing
bagiku.ya,itu ka vano.ko dia ada disini?apa dia anaknya tante winda?”tanyaku
dalam hati
Eh ada jeng
renin,ini gissel ya?wah sudah besar ya,tambah cantik aja “kata tante winda
Aku pun
tersenyum
Vano sama
Via mana jeng?udah lama ga ngeliat dia “tnya mamaku
Oh via ada
didalem,ayo silahkan masuk “ajak tante winda
Mamaku dan
tante winda masuk kedalam rumah tante winda,tapi tidak denganku,aku
menghentikan langkahku.lalu aku mendekati ka vano
Ka..”panggilku
Eh gissel?ko
kamu bisa disini?
Ka vano
anaknya tante winda?
Iya..”jawabnya
singkat
Ohh,mamaku
dan tante winda sahabatan sejak smp “kataku
Ohh gtu,kamu
kenapa ga masuk kedalem?
Ehm,ka vano
sndiri knp disini?ayo ka masuk kedalem “kataku menarik tangan ka vano
~DIDALAM
RUMAH
Wah via
sudah besar ya,kelas berapa? “Tanya mamaku kepada seorang anak perempuan yang
tak lain adalah anaknya tante winda yang bernama via
Aku kelas 7
tante J “jawabnya dengan gaya bicara cewe
feminism
Oh berarti
sama dong dengan gissel anak tante,gissel kenalin ini via anak nya tante winda
“kata mamaku
Hey namaku
gissel “kataku sambil berjabat tangan
Hey juga,aku
via “balas via
Vano sudah
sana main basket lg diluar “kata tante winda
Iya ma
“jawab ka vano
Lho tante,ko
ka vano nya disuruh keluar? “tanyaku
Ehmm..”tante
winda hanya mendehem
Aku langsung
menyusul ka vano keluar.ini semua seperti ada yang aneh,sejak tadi sampai di
rumah tante winda,tante winda hanya memperkenalkan via kepadaku,ketika mamaku
menanyakan ka vano dan via,tante winda hanya menjawab tentang via.ada apa
ini?kenapa ka vano seperti tidak dianggap “tanyaku dalam hati
Ka vano
tunggu “kataku
Ka vano
menoleh kearahku
Aku boleh
ikutan main basket ga? “kataku
Boleh,yuk
“jawab ka vano dengan melemparkan senyum kepadaku
Ketika
sedang asyik bermain basket,tiba-tiba via datang
Ka vano,via
mau ikutan juga “ujarnya
Yaudah ayok!
“kata ka vano
Lalu aku,via
dan ka vano bermain basket bersama.
Tak terasa
sudah 1 jam aku,via dan ka vano bermain basket,ka vano sempat mengajak ku dan
via untuk udahan main basketnya,tapi aku dan via menolak.
mama ku
keluar dari rumah tante winda.
Jeng,saya
pulang dulu ya,sudah sore,maaf ngerepotin “kata mamaku
Oh engga ko
jeng,ga ngerepotin,jangan sungkan-sungkan ya jeng untuk main kesini lagi “kata
tante winda
Vano,kamu
nih,main basket ko ngajak-ngajak via sama gissel,liat tuh gissel nya sampe
kecapean gtu “kata tante winda
Engga ko
tante,gissel ga capek,malah gissel blm puas main basketnya “kataku
Tante winda
hanya melemparkan senyum kepadaku.Via udah masuk kedalem,nanti kamu kecapean
lagi gara-gara main basket sama vano “kata tante winda
Vano,via
tante pulang dulu ya,kapan-kapan kalian main donk kerumah tante “kata mamaku
Iya tante
“jawab ka vano dan via
Lalu ka vano
dan via salim kepada mamaku
Setelah itu
aku dan mamaku langsung memasuki mobil,dan bergegas pulang.
~REVANO
EYES
Ko
perasaanku beda ya ketika aku salim sama tante renin,beda saat aku salim sama
mama. “kataku dalam hati
Ka vano ayo
masuk “kata via
i..iya
“jawabku
aku memasuki
kamarku.aku terbayang akan wajah gissel dan tante renin.mereka berdua
benar-benar membuat hatiku terasa tentram saat didekatnya.
Perasaanku
saat bermain basket dengan gissel sangat berbeda dengan perasaanku ketika
bermain basket sama via.dan perasaanku ketika gissel memanggilku berbeda saat
via memanggilku.tapi..aku rasa,ini bukan perasaan cinta,aku juga tidak mengerti
perasaan apakah ini.hanya waktu yg dapat menjawabnya.
Ka
vanooo..”teriak seseorang memanggilku yg tak lain adalah via
Jegrekkk
“via membuka pintu kamarku
Kenapa vi?
“tanyaku
Yeayyy..ka
tau ga ka,besok via bakalan pindah sekolah lho,via bakalan satu sekolah sama
kakak.yeayyyy “kata via dengan gembira
Beneran?wah
asyikk donk “kataku
Iya ka,via
seneng bangettt ka,akhirnya mama mau mengabulkan permintaan via “ujarnya
Iya,ka vano
juga ikut seneng “kataku
Viaaaa…”panggil
mamaku yang berjalan memasuki kamarku
Ada apa
ma??”jawab via
Kita
shopping yuk sayang,sama papa juga “kata mamaku
Vano ajak
aja ma “kata papaku yang tiba-tiba masuk kamarku juga
Hufftt..ngapain
si pa ngajak vano? “kata mamaku
Kasian
dia,masa ditinggal sendirian dirumah “kata papaku
Gapapa ko
pa,vano juga lg banyak tugas “kata ku berbohong
Tuh kan
pa,denger sendiri,udh yuk pa,yuk via kita siap-siap “kata mamaku
Yah ka vano
ko ga ikut si..”kata via
Maaf ya
vi,hari ini ka vano harus nyelesaiin tugas-tugas ka vano “kataku
Yaudah deh
“jawab via
Lalu
via,papa dan mamaku keluar dari kamarku
Aku pun
langsung menutup pintu kamarku.
Ini adalah
hal yg biasa bagiku,mamaku memang seperti tidak menganggapku anaknya,dimatanya
mungkin hanya via anaknya.semenjak via lahir,aku merasa seperti orang asing
dikeluarga ini.tapi aku selalu berfikir positive.mungkin mamaku seperti ini
karena ada alesannya contohnya mungkin karena mamaku sangat menginginkan
mempunyai anak perempuan,lalu impiannya terwujud,makanya mama ku sangat
menyayangi via.
KEESOKAN
HARINYA
Via ayo
sayang kita berangkat,nanti telat “kata mamaku
Ma,ka vano
ga bareng aja sama kita? “Tanya via
Ga usah
“kata mamaku ketus
Tapi ma,kan
via sama ka vano sekarang udah satu sekolah “kata via
Ka vano kan
bisa berangkat naik sepeda “kata mamaku lalu langsung menarik tangan via
memasuki mobil
Aku pun
langsung menaiki sepedaku.
Diperjalanan
aku bertemu dengan gissel,aku pun berangkat sekolah bareng gissel.semenjak saat
itu,aku selalu berangkat sekolah bareng gissel setiap hari.
*SAAT JAM
ISTIRAHAT DISEKOLAH
Ka vano,kita
kekantin yuk “ajak gissel
Ka,anterin
via keperpustakaan “kata via
Aku bingung
dengan kedua ajakan ini,aku harus menerima ajakan yang mana.hati kecilku
berkata bahwa aku harus menerima ajakan gissel,tapi bagaimana dengan via
adikku?ya tuhan beri aku petunjuk.banyak orang yang mengatakan bahwa kita harus
mengikuti kata hati kita.ok baiklah,itu artinya aku harus mengikuti kata hati
kecil ku.
Ehm..via,ka
vino lagi laper banget,jadi maaf ya ga bisa nganterin,tapi nanti abis makan ka
vino bakal susul via keperpustakaan ko “kata ku
Hufftt..yaudah
deh ka “kata via
Yuk ka,kita
kekantin “kata gissel
Yuk “kataku
Aku dan
gissel pun berjalan kekantin.setelah makan tiba-tiba TETTT TETTT tanda bel
masuk.aku pun tidak sempat menyusul via keperpustakaan.aku langsung masuk
kekelas ku
Ka
vino,nanti pulang bareng ya kak “kata gissel
Sip dek!
“kataku
Eh ehm..mksd
ka vino,sip deh gissel! “kataku
Ko diganti
ka?kenapa?aku seneng ko kalo kakak panggil aku adek “kata gissel
Haha..yaudah
deh adek hemm “kataku
Aku juga
tidak tau,mengapa aku bisa memanggil gissel adek,sedangkan aku tidak pernah
sekalipun memanggil via dengan sebutan adek,padahal jelas-jelas yang menjadi
adik ku sebenarnya adalah via.ya tuhan ada apa ini? “kataku dalam hati
~PULANG
SEKOLAH
Aku dan
gissel pun pulang bareng.sepanjang perjalanan,kami melewati kebun teh.
Ka,aku capek
banget nih,kita istirahat dulu yuk “kata gissel
Ok deh,kita
kesungai aja yuk “kataku
Ya disekitar
tempat aku biasa pulang sekolah itu terdapat sungai.aku dan gissel pun menuju
ke sungai itu
Sampai
disungai,aku dan gissel melihat batu sungai yang lumayan besar.
Ka,duduk
dibatu itu yuk “kata gissel
Yuk!
“jawabku singkat
Aku dan
gissel pun meloncati satu persatu bebatuan untuk menuju batu besar itu.
Setelah
sampai aku dan gissel pun duduk diatas batu itu.
ka aku boleh
ngomong sesuatu ga sama kakak? “Tanya gissel
boleh
dek,mau ngomong apa?ngomong aja lagi “kata ku
ga tau
kenapa ka,setiap ada didekat kakak,aku ko ngerasa nyaman banget,aku pengen
banget punya seorang kakak,aku kesepian ka,aku anak semata wayang,andai aja ka
vano adalah kakak kandungku “kata gissel
kakak juga
ngerasain hal yang sama kaya kamu dek,ga tau kenapa perasaan kakak tuh beda
saat kakak dekat kamu sama saat kakak dekat via.selama ini kakak ga pernah
manggil via dengan sebutan adek,tapi ga tau kenapa kakak bisa manggil kamu
adek,kakak merasa,kakak ingin selalu ngelindungin dan jagain kamu “ujarku
dengan sangat jujur kepada gissel
tiba-tiba
gissel menatapku,lalu dia menangis.
Adek ko
nangis?”tanyaku bingung
Aku boleh
peluk kakak ga? “kata gissel
Aku pun
mengangguk.
Lalu gissel
langsung memelukku.
Ya
tuhan,pelukan ini benar-benar membuatku nyaman,ini adalah saat-saat terindah
dalam hidupku yang tak akan pernah aku lupakan,rasanya aku tidak ingin
melepaskan pelukan ini “ujarku dalam hati
Tiba-tiba
DUARRRRR…”suara petir menggelegar
Aaaaaa….”gissel
berteriak,dan semakin erat memelukku
Ga usah
takut dek,ada kakak disini “kataku mengelus rambut gissel
Lalu hujan
turun dengan lebat
Yah
dek,hujan,ayo dek kita pulang “kata ku
Ka,hujannya
deres banget,rumahku kan ga terlalu jauh dari sini,kakak pulang kerumahku aja
dulu ya “kata gissel
Tapi dek..
Please ka..
Aku tidak
tega menolak tawaran gissel,aku mengangguk.lalu aku dan gissel turun dari batu
itu dengan hati-hati,meloncati batu demi batu dengan sangat hati-hati.lalu aku
dan gissel menaiki sepeda kita masing-masing.dibawah derasnya air hujan aku dan
gissel mengayuh sepeda.
Ka vano…ini
adalah hari terindah dalam hidup aku “teriak gissel
Hari ini ga
akan pernah kakak lupain selamanya “jawabku berteriak
Aku dan
gissel pun tertawa bersama-sama.
Tak
terasa,aku dan gissel sudah sampai dirumah gissel.lalu aku menaruh sepedaku
ditempat gissel menaruh sepeda
Gissel,ya
ampun nak,kamu abis kemana aja?hujan begini baru pulang,hujan-hujanan
lagi,haduhh nanti bisa sakit,ini siapa?pacar kamu? “kata papa gissel yg bernama
om umar
Ihh
papa..ini tuh kakak kls aku,dia tuh anaknya tante winda pa,namanya revano,tdi
aku pulang sekolah bareng dia,terus aku capek yaudah aku istirahat dulu
disungai terus tiba-tiba hujan deres,jadi keujanan deh pulangnya “ujar gissel
Yasudah,ajak
vano masuk kedalem “kata tante renin
Vano,mandi
gih sana,nanti pake baju om aja,kebetulan om masih nyimpen baju-baju om waktu
masih muda seusia kamu “kata om umar
Gissel,kamu
mandi dikamar kamu,vano ayo tante temenin kekamar tamu,disana ada kamar
mandinya juga,nanti bajunya biar tante yang siapin “kata tante renin
Ok deh sip
ma “kata gissel
Lalu gissel
masuk kekamarnya,tante renin pun mengantarkan aku kekamar tamu,sedangkan om
umar mengambilkan baju untukku.tante renin merangkul ku.
Ya
tuhan,mengapa aku sangat merasa nyaman berada ditengah-tengah keluarga
ini,rangkulan tante renin benar-benar membuat tubuhku hangat “ucapku dalam hati
Setelah
mandi dan berganti pakaian,keluarga gissel pun mengajakku untuk shalat zuhur
berjamaah lalu makan siang bareng.ya tuhan ini benar-benar hari terindah seumur
hidupku,aku ingin lebih lama berada ditengah-tengah keluarga ini,ku mohon tuhan
jangan engkau hentikan hujan ini “doaku dalam hati
Selesai
makan,hujan tak kunjung reda.
Vano,kamu
disini aja ya sampai hujannya benar” berhenti,nanti pulangnya tante,om sama
gissel yang nganterin kamu “kata tante renin
Iya tante,om
makasih banyak,udah ngerepotin “kataku
Engga ko,ga
ngerepotin,kami malah seneng ada kamu disini,sering-sering ya main kesini,jadi
gissel ga kesepian “kata om umar
Iya om,kalo
vano ada waktu,vano pasti kesini ko “kataku
Ka,berhubung
makannya udah selesai,gimana kalo sekarang kita ngerjain pr bareng aja,pr ku
tadi banyak banget ka,ka vano kan pinter,pasti bisa donk ngajarin aku “kata
gissel
Sip deh,yuk!
“kata ku
Aku dan
gissel pun mengerjakan pr bareng.aku pun membantu gissel menyelesaikan prnya.
~MAMA&PAPA GISSEL
Pa,perasaan
papa ada yang aneh ga saat deket sama revano? “Tanya mama
Iya ma,papa
merasa revano seperti anak kita sendiri “jawab papa
Apa mungkin
ya revano itu anak kita?anak kita yang pertama?ikatan batin seorang anak sama
ibunya itu kuat pa,mama merasa revano itu benar-benar anak kita “ujar mama
Itu tidak
mungkin ma,kan wktu kelahiran pertama,dokter bilang bahwa anak pertama kita
meninggal dunia “ujar papa
Ehmm..oh ya
pa,mama ingat,waktu mama melahirkan,mama sempat melihat tanda lahir dipundak
bayi kita “kata mama
Tapi apa mungkin
dokter itu membohongi kita?tapi untuk meyakinkan bagaimana,kalo kita buktikan
apakah tanda lahir itu benar ada dipundak revano atau tidak “kata papa
Tapi gimana
caranya pa? “kata mama
Ehm..papa
punya ide ma “kata papa
Lalu papa
langsung mengambil pakaian di lemari.
Lalu papa
menuju ruang belajar gissel dimana revano dan gissel sedang mengerjakan pr
bareng.
Vano..”panggil
papa
Iya om,ada
apa?
Om punya
baju nih,kayaknya baju ini cocok banget buat kamu,ini baju kesayangan om
lho,cobain deh,ayo sini om temenin “kata papa
Ta..tapi
om..
Dilarang
menolak “kata papa
Mama
menemani gissel melanjutkan mengerjakan prnya sedangkan papa langsung menarik
tangan vano menuju kamar tamu.
Vano melepas
bajunya.
Ya
allah,dia..memiliki tanda lahir itu dipundaknya,apakah dia benar anakku?,tolong
berikanlah petunjukmu ya allah “kata papa dalam hati
Papa melihat
gissel dan mama mengintip,lalu papa memberikan isyarat kepada mama,lalu mama
pun masuk.sedangkan gissel tetap mengintip dari pintu
Mama pun
melihat tanda lahir itu ada dipundak vano
Mama pun
langsung memeluk vano
Vano..kamu
adalah anakku nak “kata mama
Maksud tante
apa? “kata vano
Tanda lahir
ini membuktikan bahwa kamu adalah anakku yang pertama “kata mama
Lalu gissel
masuk kekamar
Apa?ini ga
mimpi kan?ja..jadi ka vano kakak gissel ma? “kata gissel
Lalu vano
melepaskan pelukan mama.
Tante,om,maksud
kalian apa?vano ga ngerti “kata vano
13 tahun
yang lalu,ketika tante melahirkan anak pertama tante,tante sempat melihat tanda
lahir yang ada dipundak anak pertama tante,setelah itu tante tak sadarkan
diri,ketika tante bangun tiba-tiba dokter mengatakan bahwa anak pertama tante
sudah meninggal,entah kenapa sampai saat ini tante masih ragu dengan perkataan
dokter tersebut “ujar mama
Untuk membuktikan
kebenarannya,bagaimana kalo kita lakukan tes DNA? “kata papa
Iya mama
setuju pa,vano tante harap kamu bersedia ya untuk dites DNA “kata mama
Ehm..baiklah
tante,vano setuju untuk dites DNA “kata vano
Astagfirullah
om sampe lupa,ini pake baju nya vano,kamu pasti kedinginan ya dari tadi ga pake
baju “kata papa
Lalu vano
langsung memakai baju yang diberikan oleh papa.
Gimana kalo
malam ini kita lakukan tes DNA nya? “kata mama
Iya ma,papa
setuju,lebih cepat lebih baik “jawab papa
~REVANO EYES
Ya Allah,apakah
ini semua benar-benar nyata?apakah aku tidak berada dalam dunia mimpi?ya Allah
jika aku berada didunia mimpi,aku mohon jangan bangunkan aku dari mimpi
terindah ini “doaku dalam hati
Setelah
shalat maghrib berjamaah,tante renin,om umar dan gissel,langsung mengajakku
kerumah sakit untuk tes DNA.dokter bilang hasil tesnya baru bisa diambil
seminggu lagi,lalu tante renin,om umar dan gissel mengantarku pulang.setelah
sampai dirumahku,aku langsung mengeluarkan sepedaku dari bagasi mobil.untungnya
saja sepedaku adalah sepeda lipat.
Tante renin
dan om umar mengetuk pintu rumahku smbil mengucapkan assalamualaikum,lalu
mamaku membukakan pintu.
Walaikumsalam
“jawab mamaku
Vano,dari
mana saja kamu? “Tanya mamaku
Ehm jadi
gini jeng,tadi pulang sekolah vano dan gissel pulang bareng,karena hujan
deras,lalu gissel mengajak vano untuk kerumah “kata tante renin
Aduh maaf ya
jeng jadi ngerepotin,harusnya nak gissel biarkan saja vano kehujanan,kan dia
anak cowo,jdi ga masalah kalo harus kehujanan,kalo kaya gini kan jadi ngerepotin
“kata mamaku
Ih tante
gimana si?masa tega sama anak sendiri kaya gitu,kan kasian ka vano,walaupun dia
cowo tapi kan dia tetep manusia tan,ka vano juga bisa sakit “kata gissel dengan
ketus
~GISSEL EYES
Jelas aja
tante winda ga sama sekali peduli sama ka vano,orang dia bukan ibu kandungnya
ka vano huh “desahku dalam hati
Ka
vano…kakak kemana aja,via khawatir sama kakak “kata via yang tiba-tiba langsung
memeluk ka vano
Entah
kenapa,walaupun hasil tes DNA itu belum tentu menyatakan bahwa ka vano benar”
kakak kandungku,tapi aku sudah yakin ka vano adalah kakaku.aku tidak rela via
memeluk ka vano.
Ihhhh
“desahku,lalu aku langsung berlari memasuki mobilku
Lho gissel
knp? “Kata tante winda
Ehm tolong
maklumi anak saya ya jeng,yasudah saya sama mas umar pamit pulang ya jeng “kata
mamaku
Vano,om sama
tante pulang dulu ya “kata papa ku sambil mengacak-acak rambut ka vano
Mamaku lalu
memeluk ka vano sambil berbisik “Mama pulang dulu ya sayang..”
~DIMOBIL
Aku langsung
memeluk mamaku sambil menangis
Kamu kenapa sayang
?” Tanya mamaku
Gissel ga
rela ma via meluk ka vano,ka vano itu kan kakak gissel bukan kakaknya via,Cuma
gissel yang boleh merasakan pelukan ka vano “kataku
Cup cup
cup,anak mama ga boleh nangis ah,nanti mama juga ikut sedih,mama bisa ngerti
perasaan gissel ko,sekarang ka vano belum seutuhnya jadi milik kita,kalo nanti
tes DNA nya sudah keluar dan hasilnya itu positive bahwa ka vano adalah kakak
gissel,baru ka vano akan seutuhnya jadi milik kita,gissel yang sabar ya “kata
mamaku sambil mengelus rambutku
Tapi ma,kalo
nanti tes DNA nya beneran positive,berarti winda itu menculik anak kita dong
ma?apa jangan-jangan dia membayar dokter itu untuk memberikan bayi kita sama
dia? “kata papa
Hush..papa
udah jangan shuhuzon kaya gitu,nanti ketika hasil tes DNA nya positive,kita
paksa winda untuk menceritakan semuanya,kalo dia tidak mau kita bwa dia
kekantor polisi “kata mamaku
Ya papa
setuju sama mama “jawab papaku
~REVANO EYES
Dasar anak
ga tau diuntung,hidup ko kerjaannya nyusahin orang aja “bentak mamaku
Ma,sudah lah
ma,toh tadi keluarganya renindra tidak keberatan vano menumpang dirumahnya
“kata papaku
Vano sudah
sana masuk kamar “kata papaku
Lalu aku
masuk kekamarku.
Aku menatap
langit-langit kamarku
Aku merasa
ini bukanlah keluargaku,aku yakin aku adalah anak tante renindra dan om
umar,dan gissel…gissel adalah adik kandungku.tapi selama 13 tahun aku dirawat
dan dibesarkan oleh keluarga ini,dan selama 12 tahun aku hidup bersama via,aku
sayang dengan via,tapi tidak sebesar rasa sayangku kepada gissel.aku rasa hanya
tinggal 7 hari lagi aku tinggal dirumah ini.kasian kamu dek (gissel),selama 12
tahun kamu merasa kesepian,kamu terus mendambakan seorang kakak,tetapi kakak mu
malah menjadi kakak untuk orang lain “gumamku
~6 HARI KEMUDIAN~
~KETIKA BEL ISTIRAHAT
Aku memutuskan untuk menemui gissel dikelasnya.
Ketika sampai dikelas gissel,aku melihat gissel dan via
duduk sebangku,aku lupa bahwa via satu kelas dengan gissel.
Ka vano..”panggil via
Lalu aku melemparkan senyum kepada via
Via berjalan mendekatiku
Ka vano tumben kekelas via,kangen yaa sama viaa,hayo
ngaku..”kata via
Ah..eng..engga ko gr kamu vi “kataku
Terus ka vano mau ngapain kesini? “kata via
Ehm..kakak mau ngomong sesuatu sama gissel “kataku
Ihh kakak,ko gissel si,uhh “keluh via
Ehm..kakak Cuma mau bilang kalo nanti pulang bareng,bentar
ya vi”kataku lalu langsung meninggalkan via dan mendekati gissel
Hy dek,lagi ngerjain apa? “kataku
Ini ka,tugas matematika nya susah “kata gissel
Sini kakak bantu,oh ya nanti pulang sekolah kita kesungai
lagi yuk “kata ku
Boleh boleh “kata gissel antusias
Lalu aku membantu gissel mengerjakan tugas matematika nya.
Ka vano..bantuin via juga donk ka,via ga ngerti caranya
“kata via
Sebentar ya satu-satu “kata ku
Ihh ka vano..masa gissel duluan yg diajarin,adek nya sendiri
ditelantarin,malah ngurusin orang lain,huh bĂȘte “kata via langsung keluar
Eh vi..via tunggu “kataku,aku baru saja ingin mengejar via
tetapi gissel menarik tanganku
Ka..jangan tinggalin aku “kata gissel
Aku pun langsung duduk disamping gissel.
Kakak ga akan ninggalin kamu ko dek “kataku
Ajarin lagi “kata gissel
Lalu aku kembali mengajarkan gissel.
Ketika gissel sedang serius mengerjakan tugasnya,aku menatap
wajah gissel.wajah gissel sangat mirip denganku,matanya,hidungnya,bibirnya
persis denganku.
~PULANG SEKOLAH
Ka vano..via mau pulang bareng kakak,via mau diboncengin
sama kakak aja “Kata via
Aduh gimana ya..ehm..ka vano ga langsung pulang,mau kerumah
temen dulu “kataku sedikit gugup
Hufftt..yaudah deh “kata via
Untung saja via percaya “gumam ku
Lalu via langsung pergi,tak lama gissel datang.aku dan
gissel pun menuju kesungai.
~VIA EYES
Aku belum yakin kalo ka vano ingin kerumah
temennya,belakangan ini sifat ka vano berubah,ka vano seperti lebih sayang sama
gissel daripada aku,semenjak kehadiran gissel,aku jadi merasa kehilangan ka
vano.
Hari ini bukan mama yang menjemputku melainkan pak surya
yang tak lain adalah supir pribadi papa.aku menyuruh pak surya mengikuti ka
vano dari belakang.aku melihat ka vano dan gissel kesungai.
Ihhh tuh kan ka vano bohong,katanya mau kerumah temen tapi
malah kesungai sama gissel ihh nyebelin nyebelin nyebelinnnn “desahku
Lalu aku langsung menyuruh pak surya memberhentikan
mobil,dan aku segera turun dari mobil,dan berjalan mendekati sungai.tapi aku
memilih bersembunyi dibalik semak-semak yg berjarak kurang lebih 2 meter dari
ka vano dan gissel.
~REVANO EYES
Dek,kakak punya coklat nih buat adek “kataku memberikan
sebatang coklat silverqueen kepada gissel
Wahh makasihhh ka..kakak tau aja sih kalo gissel tuh suka
banget sama coklat “ujarnya langsung membuka bungkus coklat itu dan
menikmatinya
Selera ku dan gissel sama,aku juga sangat suka dengan
coklat.
Tiba-tiba via datang.
Ka vano..ka vano jahat sama via,ka vano bohongin via..ihhh
ka vano nyebelinnn “
kata via sambil memukul-mukul aku
kata via sambil memukul-mukul aku
Ihh kamu apa-apaan si,kamu ga boleh mukul-mukul ka vano kaya
gitu ihh “kata gissel
Ka vano,kakak kenapa?via salah apa sama kakak?kenapa semenjak
ketemu gissel sifat kakak ke via berubah?via kesepian ka..via butuh kakak
“ujarnya sambil menangis
Ya tuhan bagaimana ini,aku benar-benar bingung harus berbuat
apa,ingin aku memeluk via,tapi bagaimana dengan gissel,siapa sebenarnya adik
kandungku??
Via..maafin kakak..via ga salah apa-apa ko sama ka vano,ka
vano ga kemana-mana ko,ka vano masih tetap jadi kakak untuk via,udah ya jangan
nangis,maafin kakak udah bohongin kamu “kataku memeluk via
Via kangen pelukan ini “ujarnya
Ka vanoo… “kata gissel dengan nada yg lemah karena dia
menangis
Aku pun langsung melepas pelukan ku dari via.
kakak juga sayang ko sama adek “kataku
apa?adek?ma..maksud ka vano apa maggil gissel adek?selama
ini ka vano ga pernah manggil via dengan sebutan adek “kata via
karena ka vano itu kakak aku bukan kakak kamu,dia
untukku bukan untukmu “kata gissel
kakak kamu?jelas-jelas ka vano tuh kakak aku “bentak via
stop stop stopppppp…via,gissel udah jangan bertengkar kaya
gini,kita lihat aja hasilnya besok “kata ku
hasil apa ka? “kata via
hasil tes DNA kakak sama tante renin dan om umar “kataku
kakak sayang sama kalian berdua,boleh ga kakak peluk kalian
berdua? “kataku
boleh dong ka..”Kata gissel dan via langsung memelukku
Ya tuhan,ini adalah pelukan terindah yang pernah aku
rasakan,gissel dan via telah melengkapi hidupku,aku ingin terus berada diantara
kalian berdua,aku tak ingin pisah dari salah satu dari kalian.aku ingin terus
menjaga dan melindungi kalian berdua,kalian berdua adalah separuh dari jiwaku
terlebih adik kandungku.
~KEESOKAN HARINYA
Aku sudah tak sabar ingin melihat hasil tes DNA itu.aku
terus berdoa kepada Allah semoga hasil tes DNA itu positive.Aku menunggu tante
renin,om umar dan gissel datang.
15 MENIT KEMUDIAN
Tok..tok..tok
Assalamualaikum “kata seseorang mengetuk pintu rumahku
Aku pun langsung membukanya.ternyata itu adalah tante
renin,om umnar dan gissel
Ketika aku membukanya,gissel dan tante renin dan om umar
langsung memelukku.
Vano anakku..”kata tante renin
Ka vano adalah kakak kandung gissel “kata gissel
Vano,hasilnya positive
nak,kamu adalah anak kita,kamu adalah kakak kandungnya gissel “kata om umar
Alhamdulillah,mama,adek papa “kata ku memanggil om umar
menjadi papa,tante renin menjadi mama dan gissel menjadi adek
Ada apa ini?”Tanya mamaku,ups sekarang dia bukan lagi
mamaku.aku akan memanggilnya tante winda.
Winda,ini adalah hasil tes DNA aku dan vano,dan hasilnya
positive bahwa vano adalah anakku,jelaskan pada kami semua apa yang terjadi
sebenarnya?kalo kamu tidak berani menjelaskan ini semua kita akan panggil polisi
“Kata papa ku (umar)
Saya mohon jangan panggil polisi,baik saya akan jelaskan
semuanya didalam “kata tante winda
Lalu semuanya masuk kedalam.disana semuanya berkumpul.
Jadi gini 13 tahun yang lalu,ketika kalian berdua melahirkan
seorang anak pertama saya dan gunawan iri dengan kalian yang baru menikah 1
tahun tetapi sudah memiliki anak,sedangkan saya yang sudah menikah 3 tahun
belum mempunyai anak,akhirnya saya memutuskan untuk membayar dokter kalian
sebesa 50 juta,untuk memberikan anak kalian kepada kami,dan dokter itupun
bersedia,tetapi 1 tahun kemudian,saya hamil dan bisa mempunyai anak yaitu via
“kata tante winda sambil menangis
Umar,renindra kami mohon maafkan kami,kami khilaf,kalo
sekarang kalian mau mengambil revano dari kita,kita ikhlas ko,tapi kami mohon
jangan laporkan ini ke polisi,saya mohon umar “kata om gunawan bersujud dikaki
papa
Sudah yang lalu biarkan lah berlalu,yang penting sekarang
sudah terbukti bahwa revano adalah anak kami berdua “kata papa
Kakak..”kata gissel memelukku
Aku pun membalas pelukannya
Jadi selama ini ka vano bukan kakak kandung
via?hiks..hiks..jadi ini alasan mama kenapa mama hanya menyayangi via?ka
vano..via boleh ga peluk ka vano untuk yang terakhir kalinya? “Kata via sambil
menangis
Boleh..”kataku
Akupun langsung berpelukkan dengan via
Kakak ga akan pernah lupain kamu via,walaupun kamu bukan
adik kandung kakak,tapi kakak akan tetap sayang sama kamu “bisik ku kepada via
Ayo vano,kita pulang kerumah,sekarang ini bukan rumah kamu
lagi,ayo kemaskan semua barang-barang kamu “kata papa
Aku bantu ya ka “kata via dan gissel berbarengan
Aku pun mengemasi semua barang-barangku selama 13 tahun aku
tinggal dirumah ini,dikamar ini,begitu banyak kenangan disini,tangis perpisahan
pun sudah tak terbendung lagi.
Setelah mengemasi barang-barang aku pun beranjak keluar dari
rumah tempat tinggal ku selama 13 tahun itu.
Kini namaku berganti menjadi Revano Ardiansyah Zamora,bukan
lagi Revano Prasetya Gunawan.
~DIDALAM MOBIL
Kak,kakak gissel panggil ka rere mau ga?”kata gissel
Mauuu bangettttt…kamu kakak panggil dek icel ya haha “kataku
Iya deh haha “kata gissel
TAMAT